verifikasi

google-site-verification: googlec264d27ca365e62e.html

Kamis, 20 Juni 2019

6 TIPS UNTUK MENJADI PENERJEMAH ONLINE

6 TIPS UNTUK MENJADI PENERJEMAH ONLINE

Kalau kamu menguasai bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya dengan baik, jangan ragu untuk menjadi seorang penerjemah online. Tugas seorang penerjemah tentu saja menerjemahkan, baik itu dokumen dalam bentuk teks atau pun ucapan lisan. Kamu bisa melakoni pekerjaan ini di suatu kantor dan terikat dengan jam kerja dan ketentuan perusahaan. Namun kebanyakan profesi penerjemah dilakoni secara paruh waktu atau pun sebagai pekerja lepas.

Sebagai penerjemah dengab status pekerja lepas, kamu tidak terikat dengan jam kerja. Kamu bisa bekerja dimanapun dan kapanpun. Kamu juga bisa menerima atau menolak suatu pekerjaan menerjemahkan. Gaji yang ditawarkan pun cukup menggiurkan. Rata-rata seorang penerjemah bahasa asing dibayar sebesar Rp 150.000 per lembarnya.

Tertarik menyelami profesi sebagai penerjemah? Simak tips berikut ini agar kamu bisa menjadi seorang penerjemah online yang diperhitungkan.

1.       Belajar bahasa asing
Untuk menjadi seorang penerjemah, hal pertama yang harus kamu miliki adalah menguasai bahasa asing. Oleh karena itu, kamu harus belajar untuk bisa menguasainya. Kamu harus belajar secara penuh dan bersungguh-sungguh agar bisa menguasainya. Jangan setengah-setengah kalau kamu ingin menjadi penerjemag yang diperhitungkan.

Seorang penerjemah membutuhkan skill bahasa asing yang mumpuni. Kamu tidak perlu menguasai banyak bahasa asing untuk bisa menjadi penerjemah. Cukup fokus pada satu bahasa asing saja dan pelajari secara mendalam, kamu sudah bisa menjadi seorang penerjemah. Pilih bahasa asing yang menarik minatmu. Karena kalau kamu sudah memiliki minat, kamu akan mempelajarinya dengan senang hati.

2.       Banyak membaca buku berbahasa asing
Agar bisa mengasah kemampuan bahasa asingmu, kamu perlu banyak membaca berbagai literatur dalam bahasa asing. Kamu bisa membaca buku, artikel, berita, dan berbagai sumber bacaan lainnya. Semakin banyak sumber literatur yang kamu baca, akan semakin banyak pula kosa kata yang kamu miliki.

Menjadi penerjemah online perlu memiliki kosa kata bahasa asing yang kaya. Dengan banyak membaca, kamu bisa tahu berbagai macam kosa kata. Jika kamu menemukan kosa kata baru, jangan lupa mencatatnya kemudian cari tahu artinya.

3.       Belajar menulis
Tidak hanya banyak membaca, untuk bisa menjadi penerjemah online kamu juga perlu banyak belajar menulis. Sebagai penerjemah, kamu akan menuliskan terjemahan dari suatu dokumen berbahasa asing. Untuk itulah kemampuan menulis kamu dibutuhkan. Dengan belajar menulis, teks terjemahan yang kamu hasilkan akan lebih enak dibaca.

4.       Cari pengalaman
Walaupun kamu memilih sebagai pekerja lepas atau paruh waktu, penting bagi kamu untuk membekali diri dengan pengalaman. Mulai dari pengalaman mengikuti kelaa penerjemahan, pengalaman mengikuti komunitas terjemahan, hingga pengalaman menerjemahkan teks yang akan berguna sebagai portfolio kamu.

Mencari pengalaman ini penting karena orang yang akan memberimu tugas menerjemahkan juga akan mempertimbangkan pengalaman yang kamu miliki. Jadi jangan anggap sepele. Bisa jadi job yang berdatangan kepadamu salah satunya karena protfolio dan pengalaman yang kamu miliki.

5.       Jangan lupa promosi
Kamu juga perlu melakukan promosi agar kemampuan yang kamu miliki bisa diketahui oleh orang banyak, terutama oleh orang-orang yang membutuhkan jasa penerjemahan. Jangan ragu apalagi malu. Kalau kamu tidak mempromosikan kemampuan yang kamu miliki, bagaimana mungkin job menerjemahkan bisa datang kepadamu?

Nah, itulah 6 tips untuk menjadi penerjemah online. Tidak sulit kan, untuk menjadi seorang penerjemah? Cukup kuasai satu bahasa asing secara mendalam dan jangan pernah berhenti belajar dengan banyak membaca literatur berbahasa asing. Semakin banyak membaca, semakin banyak kosa kata yang kamu miliki. Selamat mencoba.

0 komentar:

Posting Komentar